SI-BERSIH, Sistem Informasi dan Pelayanan Sanitasi Lingkungan di Puskesmas Payaman
SI-BERSIH, Sistem Informasi dan Pelayanan Sanitasi Lingkungan di Puskesmas Payaman (Foto: Petugas Puskesmas Payaman melakukan pemantauan sanitasi lingkungan dalam program SI-BERSIH, sistem informasi dan pelayanan sanitasi lingkungan bersih. Foto: Puskesmas Payaman.)
Sanitasi lingkungan yang buruk menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai penyakit menular seperti diare, demam berdarah, dan penyakit kulit. Pe...
Sanitasi lingkungan yang buruk menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai penyakit menular seperti diare, demam berdarah, dan penyakit kulit. Pengelolaan sanitasi memerlukan pendekatan yang sistematis dan berbasis data agar dapat menjangkau seluruh wilayah kerja puskesmas. Puskesmas Payaman menjawab kebutuhan tersebut melalui SI-BERSIH atau Sistem Informasi dan Pelayanan Bersama Sanitasi Lingkungan Bersih.
SI-BERSIH memadukan pengelolaan
data sanitasi dengan pelayanan langsung kepada masyarakat. Petugas kesehatan
lingkungan puskesmas mencatat kondisi jamban, sumber air bersih, pengelolaan
sampah, dan saluran limbah rumah tangga di wilayah kerja mereka. Data tersebut
dipetakan sebagai dasar penyusunan program intervensi.
Berdasarkan data yang terkumpul,
puskesmas menyusun kegiatan pendampingan sanitasi bersama pemerintah desa.
Kegiatan mencakup pemicuan sanitasi total berbasis masyarakat, pembinaan
kelompok sadar sanitasi, hingga rujukan bantuan pembangunan jamban sehat bagi
warga yang membutuhkan.
Program juga mengedepankan
edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk cuci tangan pakai sabun,
pengelolaan sampah rumah tangga, dan pemeliharaan sumber air. Materi
disampaikan melalui pertemuan warga, sekolah, dan kegiatan posyandu.
SI-BERSIH mendukung penyusunan
rencana pengembangan sanitasi tingkat desa yang berbasis data lapangan.
Perangkat desa dapat memanfaatkan hasil pemetaan puskesmas untuk mengusulkan
alokasi anggaran desa bagi perbaikan sanitasi warga yang membutuhkan.
Puskesmas Payaman juga membangun
kelompok warga peduli sanitasi yang beranggotakan tokoh masyarakat, kader
kesehatan, dan pemuda desa. Kelompok tersebut menjadi motor kegiatan sanitasi
mandiri sekaligus mitra puskesmas dalam menjaga keberlanjutan program.
SI-BERSIH menegaskan pentingnya
sanitasi sebagai fondasi kesehatan yang tidak dapat dipisahkan dari layanan
medis. Puskesmas Payaman berupaya menjaga program tetap berjalan bersama
pemerintah desa dan warga. Melalui kerja sama tersebut, sanitasi lingkungan
dapat menjadi bagian dari kesejahteraan masyarakat yang tumbuh dari kesadaran,
bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan.
Melalui SI-BERSIH, Puskesmas
Payaman berupaya menghadirkan pengelolaan sanitasi lingkungan yang lebih
terarah dan kolaboratif. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya membangun
lingkungan yang mendukung derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.