VIRTUE TECH NEWS Beyond Technology, Into the Future
🔥 [INOVASI DAERAH] MAGIC CANVAS, Pecahan Jadi Lebih Interaktif lewat Canva di SD Negeri 11 Tebing Tinggi   |   🔥 [INOVASI DAERAH] ANANDA BERSINAR, Anak Jadi Agen Pencegahan Narkoba dari Kecamatan Saling   |   🔥 [INOVASI DAERAH] KAMAR 2.1, Inovasi Kartu Makam untuk Tata Kelola Pemakaman di Kelurahan Tlogoanyar   |   🔥 [INOVASI DAERAH] SATRIO AGENG, Layanan Antar Obat ke Rumah dari RSUD Ki Ageng Brondong   |   🔥 [INOVASI DAERAH] SAHABAT, Program Anak Hebat, Gemar Baca, dan Terampil di SDN Sambangan   |  
inovasi daerah

BARBEL SI META CERDIG, Media Belajar Interaktif Berbasis Cerita Digital di SDN 4 Made

Oleh Administrator • 22 August 2026
BARBEL SI META CERDIG, Media Belajar Interaktif Berbasis Cerita Digital di SDN 4 Made

BARBEL SI META CERDIG, Media Belajar Interaktif Berbasis Cerita Digital di SDN 4 Made (Foto: Siswa SDN 4 Made memanfaatkan BARBEL SI META CERDIG, media pembelajaran yang menggabungkan aplikasi sketch, metademolab, dan Book Creator untuk menyusun cerita digital interaktif. Foto ilustrasi: GuruInovatif.id.)

Metode pembelajaran konvensional yang hanya bertumpu pada buku teks kerap membuat siswa kesulitan memahami materi yang bersifat abstrak. Guru pun me...


Metode pembelajaran konvensional yang hanya bertumpu pada buku teks kerap membuat siswa kesulitan memahami materi yang bersifat abstrak. Guru pun menghadapi tantangan menjaga perhatian siswa agar tetap aktif selama proses belajar. Menjawab kebutuhan tersebut, SDN 4 Made menghadirkan BARBEL SI META CERDIG, kependekan dari Gambar Bergerak Aplikasi Sketch Metademolab dalam wadah cerita digital Book Creator.

BARBEL SI META CERDIG memanfaatkan tiga aplikasi digital yang saling melengkapi. Aplikasi sketch digunakan untuk menggambar tokoh dan latar, metademolab menghidupkan gambar menjadi animasi bergerak, sedangkan Book Creator menjadi wadah untuk menyusun cerita digital interaktif. Kombinasi tersebut memungkinkan siswa memvisualisasikan materi pembelajaran dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami.

Dalam praktiknya, guru mengarahkan siswa untuk merancang cerita berdasarkan materi pembelajaran, mulai dari menyusun alur, membuat karakter, hingga menambahkan animasi dan suara. Proses tersebut melatih kreativitas, kemampuan literasi digital, sekaligus kemampuan bercerita. Siswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga produsen konten pembelajaran yang berperan aktif.

Pemanfaatan BARBEL SI META CERDIG membuka ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif. Kegiatan disusun secara berkelompok sehingga siswa dapat saling bertukar ide, membagi peran, dan membangun karya bersama. Cerita digital yang dihasilkan kemudian dibagikan sebagai bahan belajar di kelas maupun kepada orang tua di rumah.

Pengembangan BARBEL SI META CERDIG melibatkan kerja sama antara guru kelas, guru mata pelajaran, dan tim teknologi sekolah. Setiap cerita digital yang dihasilkan siswa diarsipkan sebagai koleksi bahan ajar bersama sehingga dapat digunakan oleh kelas lain pada tahun berikutnya. Sekolah juga menyediakan waktu khusus bagi guru untuk berbagi praktik penggunaan tiga aplikasi tersebut agar pemanfaatan lebih optimal.

Keterlibatan orang tua turut menjadi bagian dari program. Sekolah mengundang orang tua pada momen tertentu untuk melihat karya siswa, memahami proses pembelajaran, dan memberikan tanggapan. Cara ini menumbuhkan kebanggaan orang tua terhadap capaian anak sekaligus memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung pembelajaran berbasis teknologi yang sehat.

SDN 4 Made juga menjadikan BARBEL SI META CERDIG sebagai bahan berbagi praktik baik di forum gugus sekolah. Guru berbagi pengalaman menyusun cerita digital, menghadapi kendala teknis, hingga menemukan cara pendampingan yang efektif. Melalui forum tersebut, pemanfaatan tiga aplikasi digital yang menjadi inti program dapat menyebar ke sekolah lain di wilayah kabupaten dan memperkaya praktik pembelajaran berbasis teknologi.

Melalui inovasi ini, SDN 4 Made berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan generasi digital. BARBEL SI META CERDIG diharapkan menjadi model pembelajaran yang dapat diadaptasi untuk berbagai mata pelajaran, sekaligus memperkuat keterampilan siswa dalam memanfaatkan teknologi secara produktif.

TAGS: #inovasi daerah